Sepertinya pemerintah dan masyarakat harus lebih tanggap dalam mengantisipasi krisis ekonomi global ini. Makin melemah nya kurs rupiah terhadap dollar AS bisa membuat panik masyarakat, setelah sebelumnya masyarakat sedikit panik karena BEI (Bursa Efek Indonesia) sempat menutup (suspend) pasar modal Indonesia.
Padahal kalo dicermati lebih jauh, melemahnya nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dollar AS saat ini dikarenakan penarikan dana oleh manajer investasi (fund manajer) asing di sejumlah negara Asia termasuk Indonesia. Itu dilakukan mereka untuk menguatkan likuiditas di negara asal mereka, yang kebanyakan berasal dari Eropa dan Amerika Serikat.
Jadi kita sebagai masyarakat Indonesia tidak perlu panik akan hal ini. Melemahnya nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dollar AS hanya akan bersifat sementara, karena pemerintah sudah pasti akan mengantisipasi hal ini.
[Pada saat tulisan ini di published rupiah berada di kisaran Rp.11 ribu per dollar AS]







Komentar